Ini adalah blog saya yang dikhususkan untuk melaporkan progress report tugas mata kuliah analisis dan perancangan proses bisnis. Diawal kuliah, kami diminta untuk mulai mencari tema untuk dijadikan studi kasus. Saya tertarik untuk menjadikan kantor saya sebagai objek studi kasus. Memahami proses bisnis kantor untuk kemudian dianalisis agar proses bisnisnya menjadi lebih baik. Karena blog ini baru dibuat maka progress report tugas ini saya resume sebagai berikut:
- Tanggal 18 Agustus 2011, memilih organisasi yang akan dijadikan studi kasus, yaitu BPK RI sebagaimana yang telah saya jelaskan pada tugas essay1.
- Tanggal 12 September 2011, memahami visi, misi, dan rencana stategis BPK RI 2011-2015, dapat dilihat disini.
- Tanggal 23 September 2011, mengidentifikasi proses bisnis utama dan proses bisnis pendukung di BPK RI.
1) Penyusunan Rencana Kerja Pemeriksaan (RKP);
2) Perencanaan Pemeriksaan;
3) Pelaksanaan Pemeriksaan;
4) Pelaporan Hasil Pemeriksaan;
5) Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan; dan
6) Evaluasi Pemeriksaan
Proses bisnis pendukung BPK RI yaitu:1) Perencanaan strategis, evaluasi, pengembangan, dan pendidikan pelatihan pemeriksaan keuangan negara;
2) Pembinaan dan pengembangan hukum pemeriksaan keuangan negara;
3) Kesekretariatan, hubungan masyarakat dan luar negeri, sumber daya manusia, keuangan, teknologi informasi, dan pengadaan;
4) Pengawasan internal.
- Tanggal 27 September 2011, memilih salah satu proses bisnis utama untuk dijadikan studi kasus. Dari enam proses bisnis utama BPK RI, maka saya memilih proses bisnis tahapan pelaksanaan pemeriksaan keuangan sebagai studi kasus. Alasan pemilihan tahapan ini adalah:
- Pemeriksaan keuangan merupakan tugas pokok BPK RI;
- Tahap pelaksanaan merupakan tahap yang paling menentukan hasil pemeriksaan;
- Tahap pelaksanaan dibatasi jangka waktunya;
- Jumlah pemeriksa yang terbatas untuk melakukan pemeriksaan;
- Langkah-langkah prosedur pemeriksaan sangat banyak dan kompleks.
- Tanggal 6 Oktober 2011, mengidentifikasi aktivitas-aktivitas yang ada pada tahap pelaksanaan pemeriksaan keuangan, yaitu
1) Pertemuan awal dengan pimpinan entitas yang diperiksa.
2) Membuat notulen pertemuan awal.
3) Pelaksanaan program pemeriksaan.
4) Penyusunan KKP:
(1) Pemahaman entitas yang diperiksa.
(2) Pemahaman dan penilaian risiko.
(3) Penentuan tingkat materialitas awal dan kesalahan tolerir.
(4) Penentuan metode uji petik pemeriksaan.
(5) Pelaksanaan prosedur analitis awal.
(6) Pengujian akun-akun neraca.
(7) Pengujian akun-akun Laporan Realisasi Anggaran (LRA).
(8) Membuat jurnal koreksi.
(9) Membuat worksheet.
(10) Membuat konsep temuan pemeriksaan
(11) Membuat laporan temuan pemeriksaan.
5) Mereviu KKP.
6) Mengisi formulir kinerja individu.
7) Membuat notulen pertemuan akhir.
8) Membuat laporan akhir pemeriksaan lapangan.
9) Menyampaikan pertanggungjawaban keuangan.